JAKARTA - Ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari dan Apriyanti Rahayu, menunjukkan peningkatan performa yang signifikan di German Open 2026.
Kemenangan mereka di laga pembuka membuat langkah menuju babak 16 besar semakin mantap. Kepercayaan diri serta kerja sama yang solid menjadi kunci utama dalam menghadapi turnamen BWF World Tour level Super 300 ini.
Awal Turnamen dan Adaptasi Lapangan
Lanny/Apriyani memulai German Open dari babak 32 besar dan menghadapi pasangan Mysha Omer Khan/Taabia Khan dari Uni Emirat Arab. Mereka berhasil menaklukkan lawan dua game langsung dengan skor 21-9 dan 21-12. Meskipun relatif mudah, pasangan Indonesia tetap harus menyesuaikan diri dengan kondisi shuttlecock dan lapangan yang berbeda dari latihan.
Menurut Lanny, adaptasi di awal pertandingan cukup menantang, terutama menemukan feel pukulan yang sesuai. Interval pertandingan menjadi momen penting untuk menyesuaikan pola permainan mereka. Setelah beberapa kali mencoba, keduanya mulai menemukan ritme yang tepat dan berhasil menutup pertandingan dengan baik.
Apriyani menambahkan bahwa faktor suhu dingin di Jerman turut memengaruhi permainan. Suasana berbeda membuat mereka harus ekstra fokus menjaga konsentrasi dan komunikasi di lapangan. Dengan mengatasi kondisi ini, Lanny/Apriyani mampu bermain lebih leluasa dan percaya diri.
Kekuatan Kerja Sama dan Strategi
Permainan Lanny/Apriyani semakin luwes karena sinergi mereka di lapangan kian meningkat. Keduanya mampu menyesuaikan strategi sesuai situasi pertandingan. Meski lawan awal masih berada di bawah mereka, adaptasi cepat terhadap faktor eksternal menjadi pelajaran berharga.
Saling mendukung menjadi kunci agar ketenangan tetap terjaga saat menghadapi kendala. Evaluasi terus dilakukan secara langsung di lapangan untuk memaksimalkan setiap pukulan. Kepercayaan diri pasangan Indonesia juga tumbuh seiring lancarnya alur permainan.
Komunikasi efektif memungkinkan mereka menyesuaikan tempo pertandingan secara fleksibel. Ketika menemukan ritme yang tepat, keunggulan mereka menjadi lebih jelas. Hal ini menjadi modal penting menjelang laga berikutnya yang lebih menantang.
Persiapan Hadapi Lawan Unggulan Jepang
Babak 16 besar akan menghadirkan ganda Jepang, Kaho Osawa dan Mai Tanabe, yang merupakan unggulan kelima. Lanny/Apriyani fokus pada persiapan strategi untuk menghadapi lawan tangguh ini. Analisis kelemahan dan kebiasaan lawan menjadi prioritas utama sebelum pertandingan.
Apriyani menyatakan bahwa mereka akan menonton video pertandingan lawan untuk mempelajari pola permainan. Diskusi intens dengan tim pelatih juga menjadi bagian dari persiapan. Tujuannya adalah memastikan strategi yang diterapkan maksimal untuk peluang menang lebih besar.
Kunci kemenangan adalah tetap menerapkan pola permainan yang sudah terbukti efektif. Adaptasi terhadap kondisi lapangan dan shuttlecock menjadi modal tambahan. Dengan persiapan matang, mereka optimistis mampu menghadirkan performa terbaik di babak 16 besar.
Kendala Teknis dan Faktor Lingkungan
Shuttlecock yang berbeda dari latihan menjadi tantangan tersendiri bagi Lanny/Apriyani. Mereka harus menyesuaikan pukulan untuk mendapatkan feel yang sesuai. Hal ini menjadi pengalaman penting agar tidak terganggu saat menghadapi lawan lebih berat.
Suhu udara yang dingin juga memengaruhi stamina dan kecepatan gerakan. Adaptasi terhadap suhu ekstrem menjadi bagian dari persiapan fisik dan mental. Keduanya mampu mengatasi kendala ini dengan menjaga fokus dan komunikasi di lapangan.
Kualitas lawan awal yang masih di bawah mereka memberikan keleluasaan untuk mengatur tempo. Namun, pasangan Indonesia tetap memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengevaluasi strategi. Hal ini membuat mereka lebih siap menghadapi pertandingan berikutnya.
Mental Juara dan Optimisme Menang
Kemenangan di babak pembuka menambah kepercayaan diri Lanny/Apriyani. Mereka semakin yakin dengan kemampuan sendiri dan strategi yang diterapkan. Optimisme menjadi faktor penting menjelang laga berikutnya melawan pasangan Jepang unggulan.
Evaluasi terus dilakukan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Mental juara menjadi modal utama agar tidak terpengaruh tekanan. Kemenangan di babak 16 besar akan menjadi langkah penting menuju target lebih jauh di turnamen German Open 2026.
Lanny menekankan pentingnya menjaga fokus pada setiap pukulan dan pola permainan. Apriyani menambahkan bahwa kerja sama tim serta komunikasi yang solid menjadi penentu performa. Dengan persiapan matang, mereka siap menghadapi tantangan dan memaksimalkan peluang meraih kemenangan.