Cara Membuat Kue Kering

Cara Membuat Kue Kering Tanpa Butter, Hemat dan Tetap Renyah

Cara Membuat Kue Kering Tanpa Butter, Hemat dan Tetap Renyah
Cara Membuat Kue Kering Tanpa Butter, Hemat dan Tetap Renyah

JAKARTA - Membuat kue kering enak tidak harus mahal. 

Bagi Anda yang ingin camilan ekonomis, resep kue kering tanpa butter bisa menjadi solusi tepat. Banyak kreasi kue kering tanpa butter yang mampu menyajikan tekstur renyah dan rasa gurih yang memikat untuk berbagai kesempatan.

Mengganti mentega dengan minyak goreng atau margarin berkualitas tinggi adalah strategi efektif. Alternatif ini menekan biaya namun tetap menghasilkan kue dengan karakteristik unik. Minyak goreng menciptakan tekstur lumer di mulut, sedangkan margarin memberikan kekokohan pada adonan kue.

Dengan begitu, Anda bisa menikmati beragam kue kering tanpa butter, baik untuk camilan sehari-hari maupun sajian spesial. Berikut lima resep kue kering populer yang sama sekali tidak menggunakan butter, namun tetap lezat dan renyah.

Kue Kacang Jadul: Lumer di Mulut dengan Minyak Goreng

Kue kacang jadul menjadi pilihan favorit karena teksturnya lumer dan gurih. “Kue ini sederhana, tapi rasanya bikin nagih,” kata seorang penggemar kue tradisional. Minyak goreng digunakan untuk menggantikan butter sehingga adonan mudah dibentuk.

Bahan utama kue kacang adalah kacang tanah sangrai, tepung terigu, gula halus, dan minyak goreng. Setelah adonan tercampur rata, digilas dan dicetak sesuai selera. Permukaan kue diolesi campuran kuning telur sebelum dipanggang hingga matang keemasan.

Kue ini cocok untuk sajian Imlek atau Lebaran. Setiap gigitannya lumer di mulut dan memiliki aroma kacang yang khas. Tekstur renyah dan rasa manis pas menjadikannya camilan yang disukai semua usia.

Semprit Santan: Gurih dan Renyah Tanpa Butter

Semprit santan menawarkan rasa gurih berbeda dari semprit tradisional. “Santan membuat kue ini lebih harum dan renyah,” ujar pembuat kue yang berpengalaman. Tepung sagu digunakan sebagai bahan utama agar kue tidak mudah hancur saat dipanggang.

Gula halus dan kuning telur dikocok hingga mengembang, kemudian ditambahkan santan kental sedikit demi sedikit. Tepung sagu yang telah disangrai dimasukkan secara bertahap hingga adonan siap disemprotkan. Adonan dipanggang hingga kue kering dan kokoh saat disentuh.

Kue semprit ini juga fleksibel sebagai camilan sore hari. Teksturnya renyah dan aroma santan terasa di setiap gigitan. Cocok untuk sajian keluarga maupun teman dekat.

Kue Semprit Cokelat: Ekonomis dan Disukai Anak-anak

Semprit cokelat menggunakan margarin sebagai lemak utama. “Anak-anak pasti suka karena cokelatnya manis dan renyah,” kata seorang ibu rumah tangga. Tepung terigu, maizena, dan cokelat bubuk dicampur untuk menciptakan tekstur yang lembut namun renyah.

Setelah adonan dicampur, dimasukkan ke dalam plastik segitiga dan disemprotkan di loyang. Choco chips diletakkan di tengah setiap kue sebelum dipanggang. Panggang hingga kue matang dan pinggirannya kecokelatan.

Kue ini ideal untuk perayaan ulang tahun atau sebagai camilan sekolah. Tekstur renyah dan rasa cokelat yang kaya membuat anak-anak menyukainya. Kue semprit cokelat juga lebih hemat karena tanpa butter namun tetap lezat.

Kue Keciput Wijen: Renyah dan Tahan Lama

Kue keciput wijen memiliki tekstur renyah mirip onde-onde mini. “Renyahnya awet, cocok untuk stok camilan di rumah,” kata pembuat kue tradisional. Kue ini menggunakan tepung ketan dan santan tanpa butter.

Telur dan gula dikocok, kemudian dicampur santan dan garam. Bahan kering seperti tepung ketan, maizena, dan baking soda dicampur hingga adonan kalis. Bentuk bulatan kecil, gulingkan di wijen, lalu goreng dalam minyak panas hingga matang.

Kue ini cocok dijadikan oleh-oleh atau hidangan saat tamu datang. Wijen putih memberi aroma dan rasa khas yang memikat. Tekstur renyah bertahan lama meski tanpa penggunaan butter.

Lidah Kucing Margarin: Lumer, Tipis, dan Renyah

Lidah kucing margarin tetap renyah meski tanpa butter. “Teknik pengocokan margarin sangat menentukan hasil akhir kue ini,” kata pembuat kue profesional. Kue ini tipis dan cocok dijadikan teman minum teh atau kopi.

Margarin dan gula halus dikocok hingga pucat, kemudian ditambahkan putih telur sedikit demi sedikit. Tepung terigu, maizena, dan vanili diaduk perlahan hingga rata. Adonan dimasukkan ke plastik segitiga dan disemprot memanjang di atas loyang, lalu dipanggang hingga pinggirannya kecokelatan.

Kue ini bisa dijadikan sajian untuk hari raya atau camilan sehari-hari. Teksturnya renyah, tipis, dan lumer di mulut. Lidah kucing margarin juga menjadi pilihan ekonomis tanpa mengurangi kualitas rasa.

Tips Tambahan Membuat Kue Kering Tanpa Butter

Penting memilih margarin atau minyak goreng berkualitas untuk menghindari bau tengik. Menambahkan ekstrak vanila atau pasta susu bisa meningkatkan aroma kue. Margarin stabil di iklim panas dan membantu kue mengembang dengan baik, sementara minyak goreng memberi tekstur lumer.

Kue kering tanpa butter tetap bisa memuaskan selera semua anggota keluarga. Variasi resep ini memungkinkan Anda membuat camilan hemat tanpa mengorbankan rasa. Dengan teknik tepat, kue tetap renyah, gurih, dan enak disantap di berbagai kesempatan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index