JAKARTA - Berbuka puasa menjadi momen yang selalu ditunggu setelah menahan lapar dan haus seharian.
Minuman dingin menjadi favorit karena sensasinya yang menyegarkan. Namun, minuman tradisional tidak hanya menyegarkan, tetapi juga membawa nuansa nostalgia Ramadan.
Minuman tradisional memiliki cita rasa khas yang berbeda dari minuman modern. Kandungan bahan alami membuat tubuh cepat pulih dari dehidrasi. Banyak varian yang bisa dicoba agar buka puasa lebih berkesan dan menyenangkan.
Untuk memberikan referensi praktis, berikut 5 rekomendasi minuman tradisional yang patut dicoba. Minuman ini mampu mengembalikan energi tubuh setelah puasa. Setiap menu memiliki keunikan tersendiri dalam rasa dan penyajian.
Es Cendol, Manis Gurih Segar di Tenggorokan
Es cendol menjadi primadona minuman tradisional dari Jawa. Bulir hijau kenyal berpadu dengan santan dan gula merah memberikan rasa manis gurih. Tambahan potongan nangka, durian, kacang merah, bubur putih, atau ketan hitam membuat minuman ini lebih kaya rasa dan mengenyangkan.
Sensasi dingin es cendol membantu menyegarkan tenggorokan setelah seharian berpuasa. Minuman ini mudah dijumpai di banyak pasar tradisional dan gerai minuman. Es cendol menjadi pilihan tepat untuk buka puasa yang nikmat sekaligus mengenyangkan.
Cita rasanya yang khas membuat siapa saja cepat jatuh cinta. Tekstur bulir cendol yang kenyal menambah sensasi menyenangkan saat diminum. Kombinasi santan dan gula merah menjadikan minuman ini seimbang dari rasa manis hingga gurih.
Es Kelapa Muda, Segar dan Kaya Elektrolit
Kelapa muda merupakan buah tropis yang melimpah di Indonesia. Kandungan air dan elektrolit tinggi membuatnya cocok untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Minuman ini membantu mengganti cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.
Es kelapa muda bisa dinikmati langsung atau ditambahkan es batu. Beberapa orang menambahkan chia seed dan air jeruk agar lebih segar. Kombinasi ini memulihkan energi secara cepat sekaligus menyegarkan tenggorokan.
Selain menyegarkan, kelapa muda juga menyehatkan. Kandungan mineral dan elektrolit menjaga tubuh tetap bugar setelah seharian menahan haus. Minuman ini ringan, mudah dicerna, dan aman untuk dikonsumsi oleh semua usia.
Es Tapai, Probiootik Alami untuk Pencernaan
Es tapai menawarkan sensasi rasa manis dan asam yang unik. Tekstur lembut dari tapai membuat minuman ini menyenangkan saat diminum. Kandungan probiotik alami membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam sistem pencernaan.
Untuk cita rasa lebih kaya, sirup, santan, susu, dan es batu bisa ditambahkan. Es tapai menjadi minuman ideal untuk memulihkan energi tubuh setelah puasa. Selain segar, minuman ini juga bermanfaat bagi sistem pencernaan.
Minuman ini cocok bagi yang ingin menikmati tradisi kuliner sambil menjaga kesehatan. Perpaduan rasa manis dan asam memberikan sensasi berbeda dari minuman lain. Es tapai tetap menjadi pilihan favorit di banyak daerah saat Ramadan.
Es Selendang Mayang, Ceria dan Manis Gurih
Es selendang mayang berasal dari Betawi dengan tampilan warna-warni menarik. Potongan tepung beras dicampur santan, gula merah cair, dan es batu memberikan rasa manis gurih. Minuman ini menyegarkan dan enak dinikmati saat berbuka puasa.
Kehadiran es batu membuat minuman terasa lebih dingin dan menyenangkan. Meski manis, tetap disarankan untuk dikonsumsi secukupnya. Kandungan gula dari gula merah dan tepung beras cukup tinggi, sehingga sebaiknya bijak dalam menikmatinya.
Selain menyegarkan, es selendang mayang juga menghadirkan pengalaman visual yang ceria. Warna merah, hijau, dan putih membuat minuman ini menarik perhatian. Penyajian unik menjadikannya takjil yang lezat dan memikat selera.
Es Pisang Ijo, Takjil Kaya Cita Rasa dan Nutrisi
Es pisang ijo khas Makassar sering menjadi favorit takjil Ramadan. Pisang matang dibalut adonan hijau, disajikan dengan kuah santan, sirup, susu, es serut, mutiara, dan bubur putih. Kombinasi ini menghadirkan rasa kaya dan creamy di setiap suapan.
Minuman ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga bergizi karena kandungan pisangnya. Penggunaan pemanis harus diperhatikan agar rasa manis pisang tetap terasa. Es pisang ijo menjadi pilihan ideal untuk buka puasa yang lezat dan memuaskan.
Setiap minuman tradisional memiliki keunikan rasa dan nutrisi berbeda. Kombinasi bahan alami membantu tubuh pulih dari dehidrasi dan kelelahan. Menikmati minuman ini juga menghadirkan sensasi nostalgia yang khas di bulan Ramadan.
Tips Menikmati Minuman Tradisional Saat Buka Puasa
Pilih minuman yang sesuai selera dan kebutuhan tubuh setelah berpuasa. Kombinasikan es tradisional dengan buah atau topping tambahan untuk lebih mengenyangkan. Pastikan minuman dikonsumsi secukupnya agar tetap sehat dan bertenaga.
Menikmati minuman tradisional bersama keluarga atau teman menambah kehangatan momen berbuka. Sajian minuman dingin bisa disajikan di piring cantik agar lebih menarik. Variasi minuman tradisional membantu menjaga keceriaan selama Ramadan.
Dengan 5 minuman tradisional ini, berbuka puasa menjadi lebih nikmat. Tubuh mendapatkan cairan dan energi yang cukup setelah menahan haus seharian. Setiap menu menghadirkan kesegaran dan keunikan tersendiri untuk dinikmati saat Ramadan.