JAKARTA - Peluncuran rute baru Transjabodetabek Cawang–Cikarang mempermudah mobilitas warga Bekasi menuju Jakarta.
Layanan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum. Dengan rute sepanjang 89 kilometer, bus kini siap melayani penumpang dari pagi hingga malam dengan tarif yang terjangkau.
Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melakukan flag off di Hollywood Junction, Jababeka, sementara Gubernur DKI Jakarta sebelumnya meresmikan rute di Balai Kota Jakarta. Direktur Operasional Transjakarta, Daud Joseph, menjelaskan layanan ini beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB.
Sebanyak 14 unit bus disiapkan untuk melayani rute dengan 11 titik pemberhentian strategis.
Waktu tempuh dari Cawang menuju Cikarang diperkirakan sekitar 108 menit, sedangkan sebaliknya sekitar 105 menit. Headway atau jarak kedatangan antarbus ditetapkan 10 menit pada jam sibuk dan 20 menit di luar jam sibuk. Dengan kapasitas ini, potensi pengguna diperkirakan mencapai 1.705 penumpang per hari.
Rute dan Titik Pemberhentian
Rute Cawang–Cikarang menyediakan 11 titik pemberhentian, tiga di Jakarta dan delapan di Bekasi. Titik di Jakarta meliputi Cawang Sentral Polypaint, Cawang Sentral, dan Pool Taksi Cawang. Sementara titik di Bekasi mencakup Hollywood Junction, Kedasih, Kasuari, Living Plaza Cikarang, Boulevard Arcade, Jalan Industri Raya 1, Jalan Industri Raya 2, dan Cafe Walk di Grand Wisata.
Rute ini dirancang untuk menjangkau kawasan strategis industri dan permukiman di Cikarang. Selain kemudahan akses, titik pemberhentian juga memudahkan integrasi dengan moda transportasi lain. Hal ini diharapkan meningkatkan efisiensi perjalanan warga dan pengunjung kawasan industri.
Sistem Pembayaran Non-Tunai dan Digital
Semua transaksi dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu uang elektronik seperti e-money Mandiri, BRIZZI, Flazz, TapCash, dan JakCard. Langkah ini diambil untuk mendorong perubahan budaya masyarakat menuju sistem pembayaran elektronik yang lebih praktis dan transparan.
Selain kartu fisik, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Transjakarta di ponsel. Melalui fitur TJPay, penumpang cukup memindai QR Code untuk membayar tanpa perlu membawa kartu fisik. "Dengan menggunakan aplikasi TJ Transjakarta, terkadang teman-teman warga juga dapat mengetahui busnya sudah sampai di mana," ujar Daud.
Standar Internasional dan Inklusivitas
Bus rute B051 sudah berstandar internasional dan ramah disabilitas. Fitur kemiringan (kneeling) memudahkan penumpang naik dan turun bus. Bus juga dilengkapi jembatan khusus kursi roda, ruang kursi roda tanpa dilipat, serta seatbelt demi keamanan penumpang.
Hal ini selaras dengan pilar layanan Transjakarta yang mengutamakan bersih, berdaya, dan bestari. Layanan inklusif ditujukan untuk semua segmen pelanggan, termasuk lansia, ibu hamil, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Standar tersebut diharapkan membuat transportasi publik lebih nyaman dan aman.
Dukungan Kawasan Industri dan Pemerintah
Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini, menyatakan pengoperasian rute ini memperkuat integrasi kawasan industri dengan transportasi publik. "Jababeka berkomitmen menghadirkan ekosistem perkotaan yang nyaman, terkoneksi, dan produktif," ujarnya.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah pusat, DKI Jakarta, operator Transjakarta, dan pengelola kawasan industri. "Koridor ini bukan sekadar rute baru, tetapi bagian dari sistem transportasi terintegrasi yang akan memperkuat daya saing kawasan industri," katanya.
Daud mengajak warga Bekasi untuk memanfaatkan layanan ini. "Saya mengundang semuanya untuk pertama mencoba dulu layanan ini, lalu kemudian menjadi pelanggan setia Transjakarta," ujarnya.
Layanan Transjabodetabek rute Cawang–Cikarang menjadi solusi mobilitas yang terjangkau, inklusif, dan efisien. Kehadiran bus ini diharapkan mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik, mendukung kawasan industri, serta mengurangi kemacetan di jalur padat. Sistem pembayaran non-tunai dan aplikasi digital menjadi nilai tambah bagi penumpang modern.
Masyarakat kini dapat merencanakan perjalanan lebih mudah dan nyaman. Rute baru ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dan pihak swasta menghadirkan transportasi publik berkelanjutan. Dengan integrasi layanan, waktu perjalanan lebih efektif, serta akses ke titik strategis semakin optimal.
Pengoperasian rute Cawang–Cikarang menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah dan pengelola industri. Kolaborasi ini menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh penumpang. Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju mobilitas yang lebih hijau dan efisien di kawasan Jabodetabek.