Mitratel Perpanjang Kerja Sama Strategis dengan Anak Usaha Airbus

Selasa, 03 Maret 2026 | 15:54:12 WIB
Mitratel Perpanjang Kerja Sama Strategis dengan Anak Usaha Airbus

JAKARTA - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) menandatangani Nota Kesepahaman baru dengan anak perusahaan Airbus, AALTO HAPS Limited. 

Kerja sama ini fokus pada pengembangan Stratospace dan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Tujuannya adalah memastikan implementasi teknologi HAPS berjalan efektif dan mendukung konektivitas nasional.

AALTO akan menyediakan layanan konektivitas Stratospace dan operasional Stratocraft. Layanan ini mencakup penempatan, pengoperasian, serta pengelolaan solusi konektivitas berbasis High Altitude Platform System (HAPS). Mitratel akan menyediakan serta mengelola infrastruktur menara yang mendukung implementasi inisiatif ini.

Kolaborasi ini menegaskan komitmen kedua pihak untuk menggabungkan teknologi canggih dengan jaringan menara yang sudah ada. Dengan begitu, cakupan layanan telekomunikasi dapat diperluas sekaligus meningkatkan kualitas dan ketahanan jaringan. Sinergi ini diharapkan mendorong inovasi dalam ekosistem digital nasional.

Perluasan Ruang Lingkup Kolaborasi

Perluasan kerja sama merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani Mitratel dengan AALTO HAPS Limited pada 2023. 

Dengan diperpanjangnya MoU hingga Oktober 2027, kedua pihak memiliki waktu lebih panjang untuk mengevaluasi dan menyempurnakan sinergi. Hal ini membuka peluang bagi pengembangan peta jalan implementasi yang lebih matang.

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menekankan bahwa perpanjangan MoU memberikan landasan lebih kuat untuk kajian komprehensif. 

"Melalui kolaborasi strategis dengan AALTO, kami berupaya membangun model sinergi terintegrasi antara infrastruktur menara dan teknologi HAPS," ujarnya. Ia menambahkan, fokusnya adalah meningkatkan kualitas, cakupan, dan ketahanan layanan telekomunikasi nasional.

Dengan ruang lingkup yang diperluas, Mitratel dan AALTO dapat terus menilai efektivitas teknologi HAPS. Hal ini juga memungkinkan adaptasi terhadap kebutuhan daerah dengan akses telekomunikasi terbatas. Peningkatan koordinasi ini menyiapkan landasan untuk pengembangan solusi telekomunikasi yang lebih luas di masa depan.

Manfaat Teknologi HAPS bagi Infrastruktur Digital

Teknologi HAPS dianggap sebagai inovasi strategis untuk memperkuat jaringan telekomunikasi. Sistem ini memungkinkan konektivitas tinggi di wilayah geografis yang sulit dijangkau. Integrasi HAPS dengan infrastruktur menara Mitratel memberi peluang untuk memperluas cakupan layanan secara signifikan.

"Kami memandang teknologi HAPS sebagai enabler strategis untuk memperluas cakupan layanan, memperkuat resiliensi jaringan, serta membuka peluang model layanan baru," ucap Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia, Seno Soemadji. 

Ia menekankan, teknologi ini penting khususnya untuk wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan akses. Sinergi ini membuka peluang untuk inovasi dalam layanan digital dan telekomunikasi masa depan.

Pemanfaatan teknologi HAPS juga memberikan keuntungan operasional. Dengan cakupan yang lebih luas, Mitratel dapat meningkatkan kualitas jaringan sekaligus memperkuat ketahanan sistem terhadap gangguan. Hal ini sejalan dengan strategi nasional dalam memperkuat ekosistem digital dan memperluas akses teknologi komunikasi.

Penguatan Ekosistem Digital Nasional

Kolaborasi ini sejalan dengan upaya Mitratel memperkuat ekosistem infrastruktur digital nasional. Integrasi teknologi HAPS dan jaringan menara memungkinkan penyediaan layanan yang lebih handal dan merata. Hal ini mendukung target pemerintah dalam memperluas akses digital di seluruh Indonesia.

Theodorus Ardi Hartoko menegaskan bahwa model sinergi terintegrasi ini memungkinkan Mitratel mengelola infrastruktur dengan lebih efektif. "Kami ingin membangun ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan AALTO," ujarnya. Ia menambahkan, fokusnya adalah mengoptimalkan jaringan agar dapat melayani berbagai kebutuhan masyarakat secara maksimal.

Selain pengembangan infrastruktur, kolaborasi ini juga memberi ruang untuk penguatan kompetensi sumber daya manusia. Tenaga ahli dapat belajar dan beradaptasi dengan teknologi baru. Hal ini memastikan implementasi HAPS dapat berjalan lancar dan berdampak positif bagi kualitas layanan telekomunikasi.

Kajian Implementasi dan Peta Jalan Strategis

Perpanjangan MoU memberikan landasan bagi kajian implementasi yang lebih mendalam. Mitratel dan AALTO dapat menyusun peta jalan strategis untuk pengembangan layanan Stratospace. Peta jalan ini akan memastikan implementasi teknologi HAPS dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Teddy, sapaan akrab Theodorus, menjelaskan bahwa kajian komprehensif menjadi kunci keberhasilan proyek ini. "Perpanjangan MoU ini memberikan landasan yang lebih kuat bagi kedua pihak untuk menyusun peta jalan implementasi," katanya. Pendekatan ini memastikan setiap tahap integrasi teknologi dan infrastruktur menara dapat berjalan selaras dengan kebutuhan nasional.

Kajian yang matang juga memungkinkan kedua pihak menilai potensi inovasi dan ekspansi layanan. Evaluasi berkala akan memperkuat strategi implementasi teknologi HAPS di Indonesia. Sinergi ini diharapkan membawa dampak positif bagi konektivitas nasional dan memperkuat posisi Mitratel dalam ekosistem digital masa depan.

Terkini