Semen Baturaja Gencarkan Edukasi Bahaya Pinjol dan Judi Online di Masyarakat

Senin, 02 Maret 2026 | 12:44:05 WIB
Semen Baturaja Gencarkan Edukasi Bahaya Pinjol dan Judi Online di Masyarakat

JAKARTA - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. (SMBR) menyelenggarakan edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya pinjaman online ilegal dan judi online.

 Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan literasi keuangan sekaligus mencegah praktik keuangan ilegal yang berdampak sosial dan ekonomi. Direktur Keuangan dan SDM SMBR Rahmat Hidayat menekankan bahwa acara ini adalah wujud tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat.

Seorang peserta bertanya, "Apakah edukasi ini hanya fokus ke generasi muda?" Rahmat menjawab, "Tidak, kegiatan ini menyasar seluruh lapisan masyarakat agar dapat memahami risiko keuangan digital secara menyeluruh." Dengan demikian, masyarakat dari berbagai usia diharapkan lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka.

Kegiatan ini dilaksanakan di Ganesha Arena SMBR dengan dukungan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan KB Valbury Sekuritas. Kehadiran narasumber dari berbagai institusi memastikan materi edukasi lengkap dan komprehensif. Peserta mendapat pemahaman tentang mekanisme pengaduan dan langkah perlindungan dari jerat keuangan ilegal.

Materi Edukasi dan Pendalaman Isu Digital

Dalam kegiatan tersebut, OJK memberikan pemaparan mengenai pengelolaan keuangan yang benar dan perbedaan antara pinjaman online legal dan ilegal.

Materi juga mencakup bahaya judi online serta kejahatan keuangan digital lainnya. Narasumber membekali peserta dengan tips praktis untuk menghindari jeratan finansial yang dapat merusak stabilitas sosial.

Seorang peserta bertanya, "Bagaimana kita bisa membedakan pinjol legal dan ilegal?" Marissa Deviantara dari OJK menjelaskan, "Pastikan platform terdaftar di OJK dan hindari pinjaman yang meminta akses data berlebihan." Pemahaman ini penting agar masyarakat tidak terjebak praktik pinjaman yang merugikan.

Rahmat Hidayat menekankan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai sosialisasi edukatif di wilayah operasional perusahaan. Peserta diberi pemahaman tentang risiko keuangan digital dan solusi yang dapat diterapkan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, literasi finansial masyarakat diharapkan meningkat secara signifikan.

Dampak Sosial dan Ekonomi Pinjol Ilegal serta Judi Online

Fenomena pinjaman online ilegal dan judi online tidak hanya merugikan individu tetapi juga dapat menimbulkan masalah ekonomi keluarga. Aktivitas tersebut berpotensi mengganggu keharmonisan rumah tangga serta stabilitas sosial di lingkungan masyarakat. "Pinjaman online ilegal dan judi online dapat menjadi lingkaran masalah yang merusak kondisi ekonomi dan sosial," ujar Rahmat.

Hari Mulyono, Kepala BEI Sumsel, menambahkan bahwa praktik tersebut merupakan penyalahgunaan teknologi digital yang berdampak luas. "Jika tidak disikapi bijak, hal ini dapat memperberat langkah kita dalam pembangunan masyarakat yang lebih baik," katanya. Edukasi seperti ini diharapkan mengurangi risiko penyalahgunaan teknologi oleh generasi muda.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten OKU Hasan HD menyampaikan bahwa masyarakat harus menggunakan teknologi dengan tepat. "Kemajuan teknologi membawa dampak positif dan negatif, maka kita harus memanfaatkan manfaatnya untuk diri sendiri," ujarnya. Hal ini menegaskan pentingnya pemahaman digital sebagai bagian dari keseharian masyarakat.

Peran SMBR dalam Mencegah Praktik Ilegal

Rahmat Hidayat menegaskan bahwa edukasi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian SMBR terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Perusahaan berharap masyarakat lebih waspada terhadap praktik keuangan ilegal dan judi online. Kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi nyata SMBR dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah.

Seorang peserta bertanya, "Apakah SMBR akan melanjutkan kegiatan edukasi ini secara rutin?" Rahmat menjawab, "Ya, perusahaan berkomitmen mendukung program edukatif agar masyarakat selalu terinformasi." Dengan demikian, kegiatan ini bukan hanya sekali, tetapi bagian dari upaya jangka panjang SMBR untuk literasi finansial.

Melalui kolaborasi dengan BEI, OJK, dan KB Valbury Sekuritas, SMBR menghadirkan materi yang menyeluruh. Peserta mendapat pemahaman praktik aman dalam memanfaatkan pinjaman digital dan mengenal risiko judi online. Interaksi langsung dengan narasumber membuat edukasi lebih hidup dan aplikatif bagi masyarakat.

Langkah Pencegahan dan Perlindungan Masyarakat

Selain edukasi, peserta diajarkan mekanisme pengaduan apabila menemukan praktik pinjaman ilegal atau judi online. Hal ini penting untuk melindungi masyarakat dari kerugian finansial yang tidak diinginkan. Materi ini juga memberikan panduan langkah preventif agar generasi muda tidak terjerat aktivitas ilegal.

Seorang peserta bertanya, "Apa yang harus dilakukan jika ada teman atau keluarga yang sudah terjerat pinjol ilegal?" Narasumber menjawab, "Segera hentikan aksesnya, bantu mengatur keuangan, dan laporkan platform ilegal ke OJK." Edukasi semacam ini membantu masyarakat bertindak cepat dan bijak menghadapi risiko keuangan digital.

Kegiatan SMBR menekankan bahwa pencegahan adalah kunci untuk mengurangi dampak negatif. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat. Hal ini juga mendukung terciptanya masyarakat yang lebih cerdas, aman, dan produktif dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.

Kegiatan ini menegaskan komitmen SMBR dalam mendukung literasi finansial sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat. Edukasi berkelanjutan diyakini dapat membentuk perilaku bijak dalam penggunaan teknologi digital. Dengan demikian, perusahaan turut berperan aktif dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan perlindungan masyarakat di wilayah operasionalnya.

Terkini