JAKARTA - Sorotan dunia balap motor kembali mengarah ke Thailand saat MotoGP 2026 resmi dimulai.
Sirkuit Buriram menjadi panggung pembuka bagi kejuaraan paling bergengsi tersebut. Antusiasme tinggi terasa karena seri perdana sering kali menentukan arah persaingan sepanjang musim.
Kejuaraan balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP 2026 akan dibuka di Sirkuit Buriram, Thailand. Semua mata tertuju pada Marc Marquez, juara bertahan, yang kembali berusaha mempertahankan reputasinya di seri perdana musim ini. Hasil tes pramusim memberi gambaran persaingan yang ketat.
Persaingan yang muncul sejak sesi uji coba membuat atmosfer semakin kompetitif. Setiap tim mempersiapkan strategi terbaik demi mengamankan poin awal. Tekanan pun langsung terasa bahkan sebelum lampu start benar-benar menyala.
Hasil Pramusim dan Ancaman Rival
Alex Marquez dari Gresini tampil impresif di Sepang, sedangkan Marco Bezzecchi (Aprilia) menjadi yang tercepat di Buriram. Catatan waktu mereka memperlihatkan kesiapan serius menghadapi musim baru. Performa tersebut menandakan bahwa persaingan tak akan berjalan mudah bagi juara bertahan.
Kondisi ini memicu pertanyaan, mampukah Marc Marquez kembali mendominasi seperti musim sebelumnya? Tantangan jelas datang dari berbagai arah dengan performa motor yang semakin merata. Tidak ada lagi celah besar yang bisa dimanfaatkan tanpa perlawanan berarti.
Para rival memahami bahwa seri pembuka adalah momen krusial. Jika mampu mencuri poin maksimal, kepercayaan diri akan meningkat signifikan. Sebaliknya, kesalahan kecil bisa berdampak panjang pada mental dan posisi klasemen.
Jadwal Lengkap dan Rekam Jejak Marquez
Rangkaian balapan di Buriram akan dimulai dengan sesi free practic pada Jumat (27 Februari 2026), dilanjutkan latihan resmi, kemudian sprint race di hari kedua, Sabtu (28 Februari 2026). Setiap sesi memberi kesempatan bagi pembalap menyesuaikan setelan motor. Adaptasi cepat terhadap kondisi lintasan menjadi faktor penting.
Adapun balapan utama akan berlangsung pada Minggu (1 Maret 2026) dengan total 26 lap. Balapan ini diprediksi berlangsung ketat sejak lap awal hingga akhir. Strategi pemilihan ban dan manajemen ritme akan sangat menentukan hasil akhir.
Sejauh ini, Ducati dan Marc Marquez memiliki catatan gemilang di Thailand. Dalam enam edisi terakhir, Marquez sudah meraih tiga kemenangan, termasuk musim lalu saat dia menyapu bersih sprint race dan balapan utama. Rekam jejak tersebut menjadi modal berharga sekaligus tekanan tambahan.
Catatan kemenangan itu menunjukkan kecocokan Marquez dengan karakter lintasan Buriram. Kombinasi tikungan teknis dan trek lurus panjang sering dimaksimalkan dengan baik olehnya. Namun sejarah tidak selalu menjamin hasil yang sama di musim baru.
Tekad Bangkit dan Ambisi Penantang
Namun, pesaing Marquez tak kalah ambisius. Francesco Bagnaia, rekan satu timnya, bertekad bangkit setelah finis kelima musim lalu. Ia ingin memulai musim dengan hasil lebih solid untuk menjaga peluang perebutan gelar.
Sementara itu, Alex Marquez siap menjadi pengganggu dominasi sang kakak. Performa impresifnya di pramusim memberi sinyal ancaman nyata. Jika konsisten, ia berpotensi menciptakan kejutan di seri pembuka.
Marco Bezzecchi juga datang dengan motivasi tinggi setelah tampil cepat di Buriram saat tes. Kepercayaan diri meningkat karena mampu mencatat waktu terbaik. Hal ini membuat persaingan di barisan depan semakin padat.
Para pembalap lain pun tidak ingin sekadar menjadi pelengkap. Setiap tim membawa pembaruan teknis yang dirancang khusus menghadapi karakter lintasan Thailand. Persaingan teknis antar pabrikan menjadi latar penting di balik duel para rider.
Penentu Arah Awal Musim
Seri pembuka MotoGP Thailand 2026 diprediksi bakal menjadi ajang persaingan sengit sekaligus penentu awal musim. Hasil di Buriram dapat membentuk peta kekuatan sementara menuju seri-seri berikutnya. Momentum awal sering kali berpengaruh besar terhadap konsistensi sepanjang kalender balap.
Bagi Marc Marquez, tantangan kali ini bukan sekadar mempertahankan gelar. Ia juga harus menjawab ekspektasi tinggi publik dan tim. Tekanan sebagai juara bertahan membuat setiap langkahnya menjadi sorotan utama.
Di sisi lain, para rival melihat peluang untuk mematahkan dominasi sejak awal. Mereka memahami bahwa mengalahkan Marquez di lintasan favoritnya akan memberi dampak psikologis besar. Persaingan ini menjanjikan tontonan penuh tensi dan strategi.
Dengan jadwal padat serta format sprint race yang menuntut agresivitas, setiap pembalap dituntut tampil konsisten. Kesalahan kecil bisa berujung kehilangan poin penting. Karena itu, keseimbangan antara keberanian dan perhitungan matang menjadi kunci.
MotoGP 2026 pun dimulai dengan narasi besar tentang pembuktian dan pertahanan reputasi. Buriram menjadi saksi awal pertarungan gengsi para pembalap terbaik dunia. Akhir pekan ini akan menjawab apakah Marc Marquez tetap berdiri di puncak atau justru lahir penantang baru yang siap mengguncang dominasi.